Yusuf Winardi masuk dunia event tahun 2003 di Rentalindo, mulai dari posisi Sales Executive. Pelan-pelan naik ke Manager, lalu Branch Manager. Tiga belas tahun di salah satu industri paling menuntut di Indonesia ngajarin satu hal yang nggak ada di buku mana pun: gimana sesuatu bisa beneran salah di hari-H, dan gimana mastiin itu nggak pernah kejadian lagi.
2016, beliau mendirikan Sound & Vision Indonesia. Perusahaan berkembang, reputasi dibangun satu acara per acara, dan kepercayaan klien tumbuh konsisten. Sampai COVID datang dan industri event Indonesia mati total hampir tiga tahun. Nggak ada acara, nggak ada produksi, nggak ada jalan keluar. 2023, Sound & Vision harus tutup.
Tapi Yusuf nggak berhenti di situ. 2024, YW Production berdiri. Bukan sekadar restart, tapi rebuild yang lebih matang: lebih fokus ke eksekusi, lebih disengaja dalam milih klien dan proyek, dan kali ini sepenuhnya atas nama sendiri. Semua yang pernah dipelajari selama dua dekade lebih, ditaruh ke dalam satu perusahaan yang dibangun dengan benar dari awal.
2025 jadi titik balik berikutnya. YW Production resmi bergabung sebagai sister company Karindo Group, mendapat status PT, dan mulai berkembang dengan kecepatan yang berbeda: inventory equipment terus bertambah, kapasitas produksi meluas, jangkauan meluas ke seluruh Indonesia. Tapi satu hal yang nggak ikut berubah adalah standar dan akuntabilitas tim yang bikin kami dipercaya sejak hari pertama.