1. Subwoofer placement: jangan di belakang pelaminan
Subwoofer di belakang pelaminan akan membuat MC dan akad nikah terdengar "berdengung" lewat speaker — frekuensi rendah yang menjalar ke mic. Tempatkan sub di depan stage dengan groundstack atau cardioid array.
2. Delay-tower untuk tamu di belakang
Untuk venue dengan kapasitas 800+ tamu, pasang delay-tower di tengah ruangan. Tanpa itu, tamu di belakang akan menerima audio 200ms terlambat — terasa "jauh" dan tidak intim.
3. Wireless mic harus UHF brand internasional
Budget wireless mic yang murah (Shure SLX vs SM58 Wireless atau Sennheiser EW vs Excelvan no-brand) terlihat sama di paper. Tapi di acara, no-brand akan interference dengan radio venue, mic vendor lain, dan WiFi 2.4GHz. Jangan kompromi di sini.
4. Soundcheck H-1 untuk band/penyanyi
Soundcheck di hari-H di antara setup vendor lain = jaminan mix tidak konsisten. Minta H-1 soundcheck untuk band/penyanyi — venue biasanya kosong, audio engineer bisa tune dengan tenang.
5. Backup mic & cable di FOH
Selalu ada backup wireless mic siap pakai di FOH position. Kabel XLR cadangan untuk lavalier MC. Kalau ada masalah selama acara, switch ke backup mic harus selesai dalam 10 detik.
